Kebumen,
Senin (19/10/2026) — MTs Negeri 5 Kebumen melaksanakan upacara pelantikan
pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2026–2027 di halaman
madrasah. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh murid, guru, dan karyawan ini
berlangsung dengan tertib dan khidmat. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala
MTs Negeri 5 Kebumen, Dr. Muhamad Arwani, S.Ag., M.Pd., yang dalam sambutannya
menyampaikan harapan agar kepengurusan OSIM yang baru mampu membawa perubahan
positif bagi madrasah.
Dalam
sambutannya, beliau menekankan pentingnya penampilan yang rapi, kepemimpinan
yang amanah, serta peningkatan kedisiplinan. “Saya berharap ke depan ada
perubahan yang signifikan, baik dari segi penampilan yang lebih rapi,
kepemimpinan yang amanah, maupun kedisiplinan, termasuk dalam pelaksanaan PBB.
Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, tetapkan target yang terukur, dan
terus berupaya menjadi yang terbaik,” pesan beliau kepada para pengurus OSIM yang
dilantik.
Sebelum
pelantikan, rangkaian pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM diawali dengan
penyampaian orasi visi dan misi oleh para pasangan calon pada Sabtu
(10/10/2026). Terdapat tiga pasangan calon yang berkompetisi, yaitu pasangan
nomor urut 1 Sifa Azizah dan Zakira Zasmita Zahra, pasangan nomor urut 2 Faizza
Hidayatul Khasna dan Intan Pamula Sari, serta pasangan nomor urut 3 Nafisatul
Fa’izah dan Hilma Afriatus Satya. Proses pemungutan suara berlangsung tertib
dan lancar dengan jumlah pemilih sebanyak 920 suara. Pasangan nomor urut 1
memperoleh 364 suara, pasangan nomor urut 2 memperoleh 243 suara, sedangkan
pasangan nomor urut 3 memperoleh 313 suara. Dengan hasil tersebut, pasangan
nomor urut 1 terpilih sebagai ketua dan wakil ketua OSIM masa bakti 2026–2027.
Pemilihan
dan pelantikan pengurus OSIM ini menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi
murid, mulai dari menyampaikan gagasan, menentukan pilihan, hingga menerima
hasil pemilihan dengan penuh tanggung jawab. Melalui kepengurusan yang baru,
diharapkan OSIM MTs Negeri 5 Kebumen dapat menghadirkan berbagai program
positif dan menjadi wadah pengembangan kepemimpinan murid. Amanah yang
diberikan hendaknya dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kedisiplinan, dan
semangat untuk terus melakukan perbaikan demi kemajuan madrasah.